Kamis, 04 Januari 2018

5. PARAFFINUM SOLIDUM

5.      PARAFFINUM SOLIDUM
Nama lain                                      : Parafin padat, paraffin wax
Zat berkhasiat utama / isi              : Hidrokarbon (C17H36 Sampai C27H56),
      yang terdiri atas hidrokarbon siklis, hidrokarbon                takjenuh, dan derivat-derivat benzen
Penggunaan                                  : Bahan pengeras salep dan zat
        tambahan
Pemerian                                       : Massa padat, sering menunjukkan
     susunan yang hablur, warna putih, tidak berasa, dan       agak licin. Jika terbakar, menyala terang, sedangkan    jika dilebur, menghasilkan cairan yang tidak      berfluoresensi
Cara memperoleh                         : Diperoleh dari residu minyak tanah
   kasar. Residu ini disuling lagi untuk memperoleh      minyak parafin sebagai distilat yang kemudian diolah dengan asam sulfat dan selanjutnya dengan larutan natrium hidroksida. Selama pengolahan, massa dibuat tetap cair secara dipanaskan dengan uap air. Setelah terpisah dari bagian airnya, minyak parafin dibekukan menjadi setengah padat kemudian diperas.

Bagian minyak yang cair dipakai sebagai minyak pelumas. Bagian yang padat dicairkan, dibekukan, dan diperas lagi pada suhu yang tidak lebih tinggi dari tadi; hasil proses ini dikenal sebagai refined wax.

Zat ini dicuci, diperas, dicairkan, dialirkan lewat arang tulang (atau bahan-bahan lain sejenis), dan dibekukan sehingga terbentuk massa yang keras, tembus cahaya, dan tidak berwarna.
Penyimpanan                                 : Dalam wadah tertutup baik
   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

1. ADEPS SUILLUS

1.        ADEPS SUILLUS Nama lain                                    : Lemak babi, lard Nama hewan asal                       :  Sus...